Kue Tradisional Khas Indonesia

Indonesia tak hanya kaya dengan wisata dan budayanya saja, tetapi Indonesia juga kaya dengan beragam kue tradisionalnya. 🙂 Kue terbuat dari bahan dasar tepung. Tepung yang sering digunakan untuk membuat kue umumnya tepung terigu, tepung beras, tepung sagu dan tapioka. Kue memiliki citarasa yang manis atau ada juga yang gurih dan asin. Kue sering digunakan sebagai makanan penutup atau hidangan istimewa hajatan seperti pernikahan dan perayaan.

Ada banyak beragam kue tradisional di Indonesia, di antaranya

Roti Gambang/Roti Ganjel Rel
Roti Gambang merupakan kue bercitarasa Barat yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada zaman kolonial Belanda. Roti Gambang telah menjadi salah satu kue tradisional khas Betawi (Jakarta). Kue roti ini juga telah menjadi salah satu kue tradisional khas Semarang, tetapi lebih dikenal dengan nama “Roti Ganjel Rel”. Ciri khas Roti Gambang atau Roti Ganjel Rel pada umumnya berwarna coklat dan bertabur wijen. Roti ini memiliki citarasa yang manis yang berasal dari penggunaan gula merah, juga tekstur kue rotinya yang ulet dan bantat dipadu dengan aroma coklat dan kayu manis.

https://i2.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/e918bc4964e2677564448f04ebc44f4e_XL.jpg?resize=601%2C392

Sumber:sayangi.com/media/k2/cache/e918bc4964 (Roti’Gambang)

Kue Dadar Gulung
Kue Dadar Gulung merupakan kue Khas Indonesia dan Malaysia (dalam Bahasa Malaysia: Kuih Ketayap). Kue Dadar Gulung memiliki citarasa kuenya yang enak dan tekstur kue yang lembut, dengan warna hijau beraroma wangi pandan, diisi parutan kelapa muda yang diberi gula jawa (unti).

https://i1.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/maxresdefault-1.jpg?resize=602%2C358

Sumber:i.ytimg.com/vi/s93DkxAC4CE (Kue’Dadar’Gulung)

Kue Lumpur
Kue Lumpur merupakan kue khas Surabaya, Indonesia. Kue Lumpur memiliki tekstur kuenya yang lembut ditambah aroma vanili atau pandan yang wangi, dengan hiasan kismis di permukaannya.

https://i2.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/Kue-Lumpur.jpg?resize=601%2C364

Sumber:dapuranda.net/wp-content (Kue’Lumpur)

Kue Lumpang
Dinamakan Kue Lumpang karena bentuknya yang menyerupai lumpang atau lesung. Kue Lumpang merupakan kue tradisional khas Palembang, Indonesia. Kue ini memiliki tampilan kue yang mengkilap, dengan tekstur kuenya yang legit dan kenyal dengan ciri khas cekungan di bagian tengah. Kue Lumpang disajikan dengan kelapa parut.

https://i0.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/kue-lumpang-gula-merah.jpg?resize=601%2C391

Sumber:1.bp.blogspot.com/-9GcKGPnN3uo (Kue’Lumpang)

Kue Awug/Kue Dodongkal
Kue tradisional khas Sunda Jawa Barat ini berbentuk kerucut, kue ini terbuat dari bahan dasar campuran tepung beras dan tepung ketan, dengan campuran kelapa. Kue Awug/Kue Dodongkal memiliki citarasa yang manis dari gula jawa dan tekstur kuenya yang lembut.

https://i1.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/dodongkal.jpg?resize=601%2C410

Sumber:1.bp.blogspot.com/-RzxEU-aStYY/ViYpi6W9 (Kue’Awug/Dodongkal)

Kue Putri Noong/Kue Kacamata
Kue Putri Noong merupakan kue khas Sunda Jawa Barat. Putri Noong, dalam Bahasa Sunda artinya putri yang mengintip. Kue ini terbuat dari bahan dasar singkong dan pisang. Singkong diparut lalu adonannya diberi pewarna dan dibentuk bulat, kemudian bagian tengahnya diberi potongan buah pisang lalu dikukus. Kue Putri Noong disajikan dengan kelapa parut.

https://i2.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/Resep-Kue-Putri-Noong-Enak.jpg?resize=555%2C460

Sumber:2.bp.blogspot.com/-JO9YgwSEXyc/U8 (Kue’Putri’Noong/Kacamata)

Kue Apem/Kue Mangkok
Kue Apem/Kue Mangkok sebenarnya berasal dari negeri Tiongkok yang diperkenalkan oleh imigran Tionghoa dari wilayah Tiongkok Selatan. Meskipun demikian Kue Apem sudah akrab dan disukai oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Bahan untuk membuat kue ini sudah dimodifikasikan dengan menggunakan bahan khas Indonesia, yaitu tape singkong sebagai pengganti ragi instan, sehingga kulit Kue Apem lebih mengkilap dan teksturnya pun lebih lembut.

https://i1.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/kue-apem.jpg?resize=601%2C368

Sumber:4.bp.blogspot.com/-r6m1aNhtR5E/U_N_HOiFT (Kue’Apem/Mangkok)

Kue Cenil/Kue Cetil
Kue Cenil/Kue Cetil merupakan kue khas Jawa Tengah. Kue ini terbuat dari pati singkong atau ketela pohon. Kue ini berbentuk bulat-bulat kecil atau lonjong, dan diberi beraneka warna sebelum direbus. Kue Cenil disajikan dengan kelapa parut dan ditaburi gula pasir.

https://i1.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/kue-cenil.jpg?resize=601%2C412

Sumber:umiresep.com/wp-content (Kue’Cenil/Cetil)

Kue Lapis
Dalam masyarakat Betawi, Kue Lapis dikenal dengan nama “Kue Pepe”. Kue Lapis bisa ditemui di berbagai daerah di Indonesia dan Malaysia. Kue Lapis pada umumnya terbuat dari bahan tepung beras, tepung sagu atau tepung kanji. Kue ini memiliki tekstur kue yang legit. Dinamakan Kue Lapis karena kue ini terdiri dari sedikitnya dua warna. Pilihan warna untuk lapisan kuenya pun tergantung selera pembuatnya.

https://i0.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/kue-lapis-pepe-enak.dutasnackbox.com-085774191680.jpg?resize=602%2C363

Sumber:dutasnackbox.com (Kue’Lapis/Pepe)

Kue Cincin/Kue Ali Agrem
Kue Cincin merupakan kue tradisional khas Betawi. Di daerah Jawa Barat, kue ini dikenal dengan nama “Kue Ali Agrem”. Bentuk Kue Cincin atau Kue Ali Agrem seperti Donat, yang memiliki lubang ditengah kuenya. Perbedaan antara Donat dan Kue Cincin ini terletak pada penggunaan bahan tepungnya. Kue Cincin terbuat dari bahan dasar tepung beras, sedangkan Donat terbuat dari bahan dasar tepung terigu.

https://i1.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/Resep-Kue-Cincin-Betawi.jpg?resize=601%2C455

Sumber:resepmasakankomplit.com/wp-content (Kue’Cincin/Ali’Agrem)

Kue Cucur
Kue Cucur merupakan kue tradisional khas Indonesia, terutama daerah pulau Jawa dan Betawi. Kue Cucur memiliki rasa yang manis dan gurih, yang empuk di bagian tengah kuenya, dan renyah di bagian pinggir kuenya.

https://i1.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/Resep-Cara-Membuat-Kue-Tradisional-Cucur-Manis.jpg?resize=601%2C441

Sumber:lihatresep.com/wp-content (Kue’Cucur)

Kue Jongkong
Kue Jongkong (orang Sunda biasa menyebutnya “Jojongkong”). Kue Jongkong merupakan kue tradisional khas Surabaya. Ciri khas Kue Jongkong adalah lapisan-lapisan kuenya terdiri dari dua warna yaitu warna hitam dan hijau. Warna hitam berasal dari abu merang, sedangkan warna hijau berasal dari warna air daun pandan dan daun suji.

https://i2.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/DSC_0089.jpg?resize=601%2C400

Sumber:4.bp.blogspot.com/_csSMGlvAcVo/TUSsqXdQaGI (Kue’Jongkong)

Kue Putu Ayu
Kue Putu Ayu merupakan kue tradisional khas Jawa. Tampilan warna kuenya memang ayu dipandang mata sesuai namanya. Di bagian atas dengan taburan kelapa parut berwarna putih dan bagian bawahnya berwana hijau. Kue Putu Ayu memiliki tekstur kuenya yang lembut.

https://i2.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/resep-putu-ayu.jpg?resize=601%2C395

Sumber:1.bp.blogspot.com/-d2-8bAOAflI/VbiEc-YQ4MI (Kue’Putu’Ayu)

Kue Lupis Ketan
Kue Lupis Ketan (sering disebut kue lopis) merupakan kue tradisional khas Jawa. Kue Lupis Ketan terbuat dari bahan dasar beras ketan. Ciri khas kue Lupis Ketan ini berbentuk segitiga dan bertekstur kenyal/legit. Kue Lupis Ketan disajikan dengan taburan kelapa parut dan diberi sirup gula merah.

https://i0.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/Resep-Kue-Lupis-Segitiga-Ketan-Hijau.jpg?resize=601%2C406

Sumber:resepdanmasakan.com/wp-content (Kue’Lupis’Ketan)

Kue Naga Sari
Kue Naga Sari merupakan kue tradisional khas Jawa. Kue Naga Sari biasanya dibungkus dengan daun pisang, bahan untuk pengisiannya berupa pisang. Kue ini memiliki rasa yang enak dan manis, juga memiliki tekstur yang halus dan lembut.

https://i0.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/kue-nagasari.jpg?resize=601%2C419

Sumber:kuliner123.com/wp-content (Kue’Naga’Sari)

Kue Clorot
Kue Clorot merupakan kue tradisional khas Jawa Tengah yang sudah termasuk langka. Kue Clorot memiliki rasa yang manis dan gurih dengan bentuknya yang unik yang dibungkus janur. Penggunaan gula jawa membuat kue ini berwarna kecoklatan.

https://i0.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/Resep-Makanan-Tradisional-Cara-Membuat-Kue-Clorot.jpg?resize=601%2C378

Sumber:makananmu.com/wp-content (Kue’Clorot)

Kue Wajik
Kue Wajik merupakan kue tradisional yang sangat populer di berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Kue Wajik terbuat dari bahan dasar beras ketan, yang memberikan rasa kenyal dan legit. Nama “Kue Wajik” adalah sebutan untuk kue ini di daerah Jawa Tengah. Sementara di Sumatera Kue Wajik dikenal dengan nama “Kue Pulut Manis”.

https://i2.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/Wajik-Ketan-Gula-Merah.jpg?resize=601%2C369

Sumber:4.bp.blogspot.com/-a9s22xSH-hw/VYpGWKJBcrI (Kue’Wajik)

Kue Putri Selat
Kue Putri Selat merupakan kue tradisional khas Banjar, Kalimantan Selatan. Namun Kue Puteri Selat juga bisa ditemukan di Pulau Sumatera. Kue Putri Selat terbuat dari bahan dasar tepung beras. Kue ini berwarna hijau cerah yang berasal dari daun pandan dan memiliki rasa manis gurih yang berasal dari perpaduan santan dan gula pasir, serta memiliki tekstur kenyal dan agak lengket.

https://i1.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/putri_selat.jpg?resize=601%2C426

Sumber:2.bp.blogspot.com/-QbrtP6f4A08/UVwf-2MLlHI (Kue’Putri’Selat)

Bika Ambon
Meski menyandang kata “Ambon”, kue ini sebenarnya tidak ada hubungan dengan kota Ambon dan juga bukan berasal dari kota Ambon. Kue Bika Ambon merupakan kue khas Medan yang sudah terkenal di seluruh Indonesia. Kue ini terinspirasi dari kue tradisional khas Melayu yaitu Kue Bika atau Bingka, yang dimodifikasi dengan penggunaan air nira yang difermentasi. Kue Bika Ambon memiliki rasa yang manis legit membuat semua orang ketagihan.

https://i2.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/Kue-Bika-Ambon.jpg?resize=601%2C346

Sumber:kulinersehat.com/wp-content (Bika’Ambon)

Kue Bugis
Kue Bugis merupakan kue tradisional khas Bugis Makassar. Kue Bugis terbuat dari bahan dasar tepung beras ketan yang diolah dan dibagian dalam kuenya biasa di isi dengan kelapa parut dan gula merah, yang dibungkus dengan daun pisang dengan dilipat bentuk segiempat. Rasanya yang manis dan legit dengan parutan isi kelapa beraroma daun pandan merupakan daya tarik Kue Bugis. Di Pulau Jawa, Kue Bugis dikenal dengan nama “Kue Mendut”, sedangkan di Sumatera terutama Sumatera Barat dan Riau, kue ini dikenal dengan nama “Kue Lapek Bugis” atau “Kue Lepat Bugih, dibungkus dengan daun pisang dan dilipat menyerupai kerucut atau piramida.

https://i1.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/kue-bugis.jpg?resize=555%2C456

Sumber:bisikan.com/images (Kue’Bugis)

Kue 8 Jam
Kue 8 Jam merupakan kue tradisional khas Palembang. Sesuai namanya, dibutuhkan waktu pengukusan selama 8 jam untuk membuat kue ini. Jika proses pengukusannya kurang dari 8 jam, maka tekstur kue ini tidak akan terasa kenyal serta mudah hancur. Kue ini memiliki rasa yang manis dan legit.

https://i1.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/kue-delapan-jam-palembang.jpg?resize=601%2C366

Sumber:pempekkita.com/wp-content (Kue’8’Jam)

🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

About the author: JiettaMiyya