6 Negara yang menggunakan Bahasa Jawa

Bahasa Jawa adalah bahasa yang digunakan penduduk Suku Bangsa Jawa, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur. Bahasa Jawa juga digunakan oleh penduduk yang tinggal di beberapa daerah Banten, yaitu Serang, Cilegon dan Tangerang. Serta Jawa Barat, khususnya kawasan pantai utara yang meliputi Karawang, Subang, Indramayu dan Cirebon. 🙂 🙂 🙂 Banyaknya orang Jawa yang merantau turut membawa bahasa dan kebudayaan Jawa. Migrasi Suku Jawa membuat Bahasa Jawa bisa ditemukan di berbagai daerah. Dan TERNYATA selain di Indonesia, Bahasa Jawa juga digunakan sebagai bahasa sehari-hari di negara lain. Penasaran?? Di negara mana saja Bahasa Jawa bisa ditemukan.

Berikut 6 Negara yang menggunakan Bahasa Jawa

1. Republik Suriname
Republik Suriname (Surinam) dulunya bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda, sebuah negara di Amerika Serikat yang menjadi negara bekas dari jajahan Belanda. Negara ini berbatasan dengan Guyana Perancis di timur dan Guyana di barat. Di selatan berbatasan dengan Brasil dan di utara berbatasan dengan Samudera Atlantik. Di Suriname terdapat 75.000 orang Jawa yang sekitar tahun 1890-1939 yang dibawa dari Hindia-Belanda. Di Suriname, mereka menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-harinya karena banyak orang dari Suku Jawa yang menetap di negara tersebut. Republik Suriname juga menjadi anggota sebuah Organisasi Konferensi Islam.

https://i2.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/surinameflag.jpg?resize=601%2C400

Sumber:pegipegi.com (Suriname)

 

2. Singapura
Sejumlah orang Jawa didatangkan ke Singapura sejak 1825 (Johari 1965). Mereka berasal dari Jawa Tengah, dan mereka dipekerjakan sebagai buruh di perkebunan karet, jalur kereta api dan konstruksi jalan raya. Pemukiman orang Jawa dapat ditemui di tepi sungai Rochor, atau yang dikenal dengan Kampong Jawa karena dihuni oleh orang-orang Jawa. Kampong Jawa yang di tepi sungai Rochor adalah tempat pemukiman pertama orang Jawa di Singapura. Selain itu juga terdapat Kampong Jawa lainnya yaitu Kalang Airport Estate dimana mereka tinggal bermukim berdampingan dengan sejumlah orang Melayu dan Cina.

https://i1.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/bendera-Singapura5.png?resize=601%2C399

Sumber:lh4.ggpht.com/-LWVWcEUcfmE/UW (Singapura)

 

3. Malaysia
Umumnya, orang Jawa yang datang ke Malaysia kini telah menjadi warga atau penduduk Malaysia. Leluhur mereka datang sekitar tahun 1900-an karena adanya tekanan masalah ekonomi. Meski kehidupan mereka masih memakai Adat Jawa serta kebudayaan masih tetap terjaga, namun mereka telah dianggap menjadi masyarakat Melayu pribumi sesuai dengan Undang-undang yang berlaku di Malaysia. Orang Jawa di Malaysia banyak dijumpai di Negeri Selangor terutama didaerah Kelang, Sepang, Tanjung Karang, Sabak Bernam, Banting, dan Kuala Selangor.

https://i2.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/bendera-malaysia.gif?resize=601%2C399

Sumber:2.bp.blogspot.com/-HsmQjd9iAbw/TkHbci9 (Malaysia)

 

4. Belanda
Saat Belanda menjajah Indonesia, Belanda mengirim orang Jawa untuk menjadi budak disana. Dan uniknya Bahasa Jawa, Sastra Jawa menjadi bahasa yang diminati oleh orang asing dan Belanda merupakan gudang dari pakar atau orang yang sangat menyukai Bahasa Jawa. Di Belanda sendiri telah didirikan sebuah Universitas yang menjadi gudangnya Bahasa Jawa yaitu Universiteit Leiden pada tahun 1575 dan menjadi Universitas tertua di Belanda. Universitas yang didirikan oleh Pangeran Willem van Oranje tersebut telah memiliki 17 ribu mahasiswa. Di kampus tersebut bisa dijumpai naskah kuno yang bertuliskan hurup Jawa kontemporer yang hingga kini masih terawat dengan baik.

https://i1.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/gambar-bendera-belanda.jpg?resize=601%2C400

Sumber:4.bp.blogspot.com/-ZI9aJJppNog/TmhB_zr77 (Belanda)

 

5. Kaledonia Baru
Kaledonia Baru merupakan negara yang berada di selatan Samudera Pasifik. Di negara ini juga banyak dihuni oleh orang Jawa dimana dulunya orang Jawa tersebut datang kesini menjadi kuli kontrak atau juga mencari kehidupan yang lebih baik di Negeri orang dengan alasan ekonomi. Perpindahan orang Jawa ke Kaledonia hampir sama dengan orang Jawa yang ada di Suriname namun terhenti tahun 1949. Orang Jawa disini tetap memakai Bahasa Jawa dalam berkomunikasi setiap hari, namun saat ini pemudanya tidak begitu bisa berbahasa Jawa, mereka lebih mengerti Bahasa Perancis.

https://i0.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/maxresdefault.jpg?resize=601%2C359

Sumber:i.ytimg.com/vi/2I_q0MH0Q68 (Kaledonia Baru)

 

6. Indonesia
Indonesia sebagai negara asal Suku Jawa, dan jelas Bahasa Jawa digunakan di Negeri ini. Penggunaan Bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari digunakan oleh beberapa daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, sejumlah wilayah Banten seperti Serang, Tangerang dan lain-lain. Bahasa Jawa tetap lestari hingga kini, bahkan ada di sejumlah daerah di luar pulau Jawa yang menggunakan Bahasa Jawa karena banyaknya orang Jawa sebagai pendatang di daerah tersebut.

https://i2.wp.com/hansauto.net/wp-content/uploads/2016/06/Indonesiaflag.jpg?resize=601%2C425

Sumber:images.akamai.steamusercontent.com (Indonesia)


🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 Sebagai Warga Negara Indonesia, kita patut berbangga karena Bahasa Daerah kita mendunia dan dijadikan alat komunikasi di negara lain.

About the author: JiettaMiyya